IHSG Turun ke 7.560 di Pembukaan, Masih Rawan Terperosok Lagi?

  • Ekonomi
  • April 21, 2026
  • 0 Comments

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan Selasa, 21 April 2026, dengan penurunan sebesar 33,83 poin atau 0,45 persen ke level 7.560,29. Tren negatif ini melanjutkan pelemahan hari sebelumnya di mana indeks anjlok ke posisi 7.594,11 dengan dominasi 424 saham yang memerah. Minimnya dorongan positif dari sentimen global membuat pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati, sehingga pergerakan indeks domestik hari ini terpantau kurang bertenaga sejak awal sesi pertama.

Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai bahwa secara teknikal IHSG masih berisiko melanjutkan pelemahan untuk menutup area gap di level 7.527. Jika titik dukungan (support) pertama gagal bertahan, ruang koreksi lanjutan diprediksi terbuka lebar menuju level 7.308. Senada dengan hal tersebut, Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengungkapkan bahwa posisi indeks saat ini sangat rawan terkoreksi dengan batas hambatan atas (resistance) berada di level 7.617 dan support kuat di angka 7.530.

Meski indeks sedang tertekan, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, mencatat adanya optimisme dari sisi aliran modal. Investor asing justru melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp124 miliar di tengah penurunan pasar ini. Fenomena masuknya modal asing ini menunjukkan bahwa meski indeks rawan terkoreksi secara teknikal, aset domestik masih memiliki daya tarik bagi investor global yang memanfaatkan momentum koreksi harga untuk masuk ke pasar saham Indonesia. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Rupiah Bangkit Menguat, Bertahan di Level Rp18.000

    JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berbalik menguat pada perdagangan Selasa (20/10/2026). Berdasarkan data Bloomberg pukul 11.00 WIB, rupiah menguat 0,27 persen ke level Rp18.001 per dolar AS…

    Harga Emas UBS dan Galeri24 Naik Rp3.000, Ini Rincian Harga Terbaru

    Jakarta – Harga emas Pegadaian untuk produk UBS dan Galeri24 kompak naik Rp3.000 per gram pada Senin, 19 Oktober 2026, setelah kedua produk logam mulia tersebut bergerak stabil pada akhir…