Megawati Minta Perbaikan Total Sistem Kereta Api Pasca-Tragedi Bekasi

  • Politik
  • April 29, 2026
  • 0 Comments

Jakarta – Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi kecelakaan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Insiden memilukan tersebut dilaporkan merenggut 15 nyawa dan menyebabkan 84 orang lainnya luka-luka. Melalui Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, Megawati menyatakan kesedihan mendalam dan mengirimkan doa bagi para korban serta keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah besar ini.

Menanggapi tragedi tersebut, Megawati memberikan instruksi tegas kepada Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI untuk segera memprioritaskan pembenahan total sistem keamanan kereta api nasional. Kelompok Fraksi (Poksi) V diminta untuk segera menggelar rapat kerja bersama PT KAI dan pemangku kepentingan terkait guna mengevaluasi sistem komunikasi serta instrumentasi perkeretaapian. Megawati menekankan bahwa aspek keselamatan tidak boleh ditawar, mengingat kereta api adalah moda transportasi vital yang harus menjamin keamanan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Lebih lanjut, Megawati mengenang nilai historis kereta api sebagai tulang punggung perjuangan bangsa sejak era Bung Karno, yang pernah bertugas di jawatan kereta api. Ia berharap momentum duka ini menjadi titik balik bagi pemerintah untuk melakukan modernisasi transportasi massal agar lebih aman, nyaman, dan tepat waktu. Dengan penguatan sistem dan jaminan kualitas pelayanan yang lebih ketat, diharapkan kecelakaan serupa tidak terulang kembali dan kepercayaan publik terhadap sistem transportasi nasional dapat terjaga sepenuhnya. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Komisi III DPR Uji Calon Hakim Agung, Ini Tahapannya

    Jakarta – Komisi III DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap calon Hakim Agung, calon Hakim Ad Hoc HAM, dan calon Hakim Ad Hoc…

    Yaqut Didakwa Korupsi Kuota Haji dengan Kerugian Negara Rp622 Miliar

    Jakarta – Mantan Menteri Agama periode 2020-2024, Yaqut Cholil Qoumas, didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp622,09 miliar dalam kasus dugaan korupsi kuota haji Indonesia 2023-2024. Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK…