Industri Strategis Negara Dijaga Ketat, TNI AD Antisipasi Sabotase

  • Politik
  • November 26, 2025
  • 0 Comments

TNI AD menjaga industri strategis nasional untuk mencegah sabotase dan melindungi kepentingan rakyat. Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Kolonel Infanteri Donny Pramono, mengatakan kehadiran prajurit TNI di kawasan industri strategis bertujuan untuk melindungi objek vital, mencegah sabotase, dan menangani potensi ancaman terhadap kepentingan nasional.

Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin agar seluruh aset vital negara dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat. Meski demikian, TNI AD belum menerima instruksi rinci mengenai pola pengamanan atau satuan yang akan diterjunkan, yang nantinya akan ditentukan oleh Mabes TNI.

Sjafrie menambahkan bahwa pengamanan industri strategis, termasuk kilang minyak Pertamina, bertujuan memastikan aset pemerintah aman dan berfungsi optimal. Pengamanan ini dilakukan berdasarkan landasan hukum yang sah dan termasuk dalam tugas Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) yang tengah dibangun TNI di seluruh Indonesia, dengan lebih dari 100 BTP telah berdiri dan target 150 per tahun.

Dengan pengamanan ini, industri strategis diharapkan beroperasi maksimal, mendukung kemakmuran rakyat, dan memperkuat kedaulatan negara. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    TNI Jamin Kehadirannya di Sektor Sipil Demi Lindungi Rakyat, Bukan Intimidasi

    JAKARTA – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) meluruskan opini publik terkait penempatan perwira aktif di sejumlah instansi pemerintahan. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigadir Jenderal TNI Muhamad Nas,…

    Tanpa Tunggu Panja, DPR Ambil Langkah Terobosan Rampungkan RUU Pemilu

    JAKARTA – Komisi II DPR RI mengambil langkah terobosan legislasi atau ijtihad hukum dengan aktif mengundang sejumlah pakar, akademisi, dan organisasi non-pemerintah (NGO) untuk menghimpun masukan strategis terkait evaluasi sistem…