Surabaya – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memberikan peringatan keras menjelang laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 melawan PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (2/5). Meski Persebaya baru saja mencatatkan kemenangan telak 4-0 atas Arema FC sementara PSBS baru saja kalah besar dari Malut United, Tavares justru menilai duel ini sebagai “laga berbahaya”. Pelatih asal Portugal tersebut khawatir hasil kontras pada pertandingan sebelumnya bisa menjadi jebakan psikologis yang membuat skuad Bajol Ijo lengah di hadapan pendukung sendiri.
Tavares menekankan agar para pemainnya tidak meremehkan status PSBS Biak yang saat ini menghuni dasar klasemen sementara. Menurutnya, tim berjuluk Badai Pasifik tersebut akan bermain tanpa beban dan memiliki motivasi tinggi untuk bangkit demi menjaga harga diri. Mengingat PSBS sedang dalam misi mustahil untuk keluar dari zona degradasi dengan sisa empat pertandingan, mereka diprediksi akan tampil dengan intensitas tinggi dan mengandalkan strategi serangan balik cepat yang dapat menyulitkan pertahanan Persebaya.
Di tengah waktu pemulihan yang singkat, gelandang muda Toni Firmansyah memastikan bahwa kondisi tim cukup stabil dan siap memberikan performa 100 persen untuk Bonek dan Bonita. Persebaya saat ini mengincar poin penuh guna mempertahankan posisi mereka di peringkat kelima klasemen dengan raihan 48 poin. Fokus penuh selama 90 menit menjadi kunci utama bagi Persebaya Surabaya agar tidak tergelincir oleh motivasi kebangkitan PSBS Biak dalam pertandingan krusial di Stadion GBT besok. Dikutip dari Antaranews.com






