LPS Tarik Rp75 Triliun Buat Belanja Negara, Purbaya: Tak Akan Ganggu Sistem Ekonomi

  • Ekonomi
  • January 2, 2026
  • 0 Comments

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa penarikan dana sebesar 75 triliun rupiah dari sistem perbankan ditujukan untuk membiayai belanja rutin kementerian dan lembaga. Ia memberikan jaminan bahwa langkah ini tidak akan mengganggu sistem perekonomian karena uang yang ditarik akan langsung disalurkan kembali ke masyarakat melalui belanja pemerintah. Kebijakan ini justru diharapkan mampu menciptakan efek berganda yang mendorong aktivitas ekonomi di tingkat pusat maupun daerah.

Dana yang ditarik tersebut merupakan bagian dari total 276 triliun rupiah Saldo Anggaran Lebih yang sebelumnya ditempatkan di lima bank Himbara dan satu bank pembangunan daerah. Meskipun telah dilakukan penarikan untuk kebutuhan belanja negara, pemerintah masih meninggalkan dana sebesar 201 triliun rupiah di sistem perbankan untuk menjaga ketersediaan likuiditas.

Menkeu juga menyoroti pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah dan bank sentral yang sebelumnya dinilai belum optimal dalam memacu penyaluran kredit. Namun, ia memastikan bahwa koordinasi dengan Bank Indonesia kini telah membaik dalam dua pekan terakhir. Dengan adanya dukungan dari bank sentral, likuiditas dalam sistem perekonomian nasional diprediksi akan menjadi lebih longgar sehingga dapat menopang pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat di masa mendatang. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Infrastruktur Gas Jabar Diperkuat, Jadi Mesin Utama Penggerak Ekonomi Nasional

    JAKARTA – Penguatan infrastruktur gas bumi di Jawa Barat (Jabar) kini diproyeksikan menjadi motor penggerak utama ekonomi nasional. Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Komersialisasi dan Transportasi Migas, Satya Hangga Yudha…

    IHSG Hari Ini Ditutup Menguat, Terkerek Sentimen Damai dari Pernyataan Trump

    JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (1/4/2026) ditutup melonjak 136,22 poin atau 1,93 persen ke posisi 7.184,44. Penguatan signifikan ini dipicu oleh sentimen…