Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan kelompok mana pun mengganggu proses pemulihan pascabencana di Pulau Sumatra. Saat ini, TNI bersama berbagai kementerian, lembaga, dan elemen masyarakat sedang fokus melakukan percepatan perbaikan infrastruktur serta membantu warga terdampak. Panglima memberikan peringatan keras bahwa segala bentuk provokasi atau tindakan yang menghambat pekerjaan di lapangan akan ditindak secara tegas.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menambahkan bahwa sinergi dan kejujuran di lapangan sangat menentukan keberhasilan penanganan bencana. Ia mengapresiasi peran aktif masyarakat serta relawan yang memberikan informasi akurat mengenai titik-titik lokasi yang belum tersentuh bantuan. Laporan tersebut memudahkan petugas untuk mendorong logistik menggunakan helikopter ke wilayah-wilayah terisolasi.
Teddy juga menekankan bahwa kunci utama dalam menghadapi musibah adalah semangat gotong royong dan saling melengkapi. Ia mengajak semua pihak untuk membantu dengan niat tulus tanpa mencari keuntungan pribadi dari situasi bencana. Menurutnya, budaya saling membantu merupakan adat asli bangsa Indonesia yang harus tetap dijaga demi mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi di Sumatra. Dikutip dari RRI.co.id






