BPBD Tapanuli Utara Tingkatkan Distribusi Bantuan ke Wilayah Terisolir

Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Utara, Sumatera Utara, berupaya memaksimalkan bantuan bagi korban bencana di daerah-daerah yang masih terisolir. Pernyataan ini disampaikan Staff Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tapanuli Utara, Septian Yudiansyah Nasution.

“Kami kirimkan bantuan setiap tiga hari sekali melalui udara karena jalur darat masih terisolir,” kata Septian. Beberapa desa yang sulit dijangkau antara lain Bonandolot, Mardame, Naga Timbul, Nauli, Rampa, dan Simaninggir.

Selain melalui udara, bantuan juga dibawa oleh relawan serta TNI/Polri dengan berjalan kaki. BPBD dan BNPB memastikan warga terdampak menerima bantuan pangan, kebutuhan dasar, dan hygiene kit. Fokus utama saat ini adalah membuka akses jalan menuju daerah terdampak.

Akses dari Tapanuli Utara ke Tapanuli Tengah sudah dibuka melalui jalan rintis, tetapi beberapa lokasi terdampak bencana masih belum bisa dilalui kendaraan karena akses yang terputus.

Masa tanggap darurat banjir dan longsor di Sumut diperpanjang hingga 23 Desember 2025 karena 18 kabupaten/kota terdampak masih belum aman. Ketua Harian Posko Darurat Bencana Sumut, Basarin Yunus Tanjung, menyebut perpanjangan ini untuk mempercepat tindakan tanggap darurat di Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Langkat. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Usai Gedung Bapenda Terbakar, Pemprov DKI Pastikan Data Pajak Aman

    Jakarta – Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta dipastikan tidak berdampak terhadap keamanan data perpajakan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan seluruh data perpajakan telah terdigitalisasi dan memiliki sistem pencadangan pada server…

    Reshuffle Kabinet Dibantah Istana, Pemerintah Fokus Jalankan Program

    Jakarta – Istana kembali menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan isu…