Maung Presiden Prabowo Menarik Perhatian Warga dan Delegasi KTT ASEAN

Mobil kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto Maung Garuda menarik perhatian delegasi serta warga Filipina saat kendaraan taktis produksi dalam negeri tersebut digunakan dalam rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu.

“Saya melihat ini satu kendaraan yang menakjubkan,” kata Yusail, salah satu warga Cebu yang mengamati langsung dan mengabadikan momen kendaraan taktis tersebut saat melintas di area konferensi, dikutip dari siaran pers Biro Pers Media dan Informasi, Sekretariat Presiden di Jakarta, Sabtu.

Kendaraan karya industri pertahanan Indonesia PT Pindad itu tampak mencolok karena desainnya yang berbeda dibandingkan kendaraan resmi delegasi lainnya. Mobil MV3 Garuda Limousine tersebut berjenis SUV-limousine dan bercat putih. Sementara mobil kepala negara lainnya adalah sedan berwarna hitam.

Sejak mendarat di Filipina, Maung menjadi simbol yang paling banyak diamati oleh publik maupun peserta pertemuan tingkat tinggi tersebut di sekitar lokasi acara.

Warga setempat lainnya, Alex, yang menyempatkan diri berswafoto dengan latar belakang kendaraan tersebut, turut memberikan impresinya terhadap mobil kepresidenan itu. Menurut Alex, model kendaraan karya anak bangsa Indonesia ini memiliki keunikan tersendiri yang jarang ditemui di negaranya.

“Kendaraan ini sangat klasik dan berbeda dengan kendaraan lainnya yang pernah saya lihat di Filipina,” kata Alex saat memberikan penilaian terhadap estetika Maung.

Selain aspek visual yang gagah dan modern, faktor fungsionalitas kendaraan juga mendapat apresiasi dari personel di lapangan. Kathrine, seorang petugas keamanan yang berjaga selama perhelatan KTT ASEAN ke-48, menilai bahwa kendaraan tersebut memiliki standar keamanan yang mumpuni untuk seorang kepala negara.

Kathrine menyampaikan pendapatnya bahwa kendaraan tersebut terasa sangat aman untuk dikendarai oleh Presiden Indonesia dalam menjalankan agenda diplomasinya. Penilaian ini memperkuat citra Maung sebagai alat transportasi kepresidenan yang andal.

sumber antaranews

  • Related Posts

    Perkuat Kolaborasi dan Penegakan Hukum, Pemerintah Maksimalkan Penanganan Karhutla

    JAKARTA — Pemerintah merapatkan barisan untuk memaksimalkan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di berbagai wilayah Indonesia melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pengerahan personel, hingga penegakan hukum tegas. Berdasarkan data…

    Bareskrim Telusuri Dugaan Pelanggaran pada Lima Produk Beras Fortifikasi

    Jakarta – Bareskrim Polri mengungkap dugaan pelanggaran perlindungan konsumen dalam produksi dan perdagangan lima merek beras fortifikasi setelah hasil pengujian laboratorium menemukan ketidaksesuaian kandungan gizi dengan informasi pada label kemasan.…