Praka Rico Gugur Setelah Jalani Perawatan Medis di Lebanon

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyatakan satu prajurit TNI yang bertugas di Lebanon, yakni Praka Rico Pramudia gugur setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Dalam unggahan akun resmi instagram Kementerian Pertahanan, dijelaskan bahwa pihak Kementerian Pertahanan mengucapkan belasungkawa atas gugurnya prajurit TNI AD itu.

“Gugurnya Praka Rico Pramudia dalam pelaksanaan misi perdamaian dunia bersama UNIFIL di Lebanon Selatan menjadi duka yang mendalam. Almarhum wafat setelah menjalani perawatan akibat luka yang dialami dalam penugasan,” seperti dikutip dari akun instagram resmi Kementerian Pertahanan di Jakarta, Jumat.

ANTARA juga mencoba mengkonfirmasi ke Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah terkait informasi detail soal gugurnya prajurit itu.

Namun, hingga saat ini, Aulia belum membalas konfirmasi ANTARA melalui pesan singkat. Hingga berita ini diturunkan, ANTARA masih mencoba mencari tahu informasi lanjutan tentang gugurnya Praka Rico Pramudia.

Untuk diketahui, Praka Rico merupakan salah satu dari tiga prajurit TNI yang mengalami luka akibat penyerangan di Lebanon pada Minggu (23/3).

“Praka Rico Pramudia mengalami luka berat serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” kata Kapuspen Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin (20/4).

Aulia menjelaskan mereka mengalami luka setelah pos penugasan kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar di Lebanon Selatan terkena serangan artileri pada Minggu (29/3).

Dalam kejadian itu, Praka Farizal Romadhon yang juga berada di tempat yang sama dengan Rico gugur, karena terkena serangan langsung.

Rico yang mengalami luka berat langsung dilarikan ke Rumah Sakit St. George di Beirut menggunakan helikopter agar bisa mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Namun, setelah beberapa pekan perawatan intensif, Rico dinyatakan gugur di rumah sakit.

sumber Antaranews

  • Related Posts

    Magang Nasional 2025 Tahap I Resmi Ditutup, Ribuan Peserta Siap Terjun ke Industri

    JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi menutup pelaksanaan program Magang Nasional 2025 Tahap I yang telah berlangsung sejak Oktober 2025 hingga April 2026. Dalam acara penutupan yang digelar secara…

    Kementerian PU Bangun 105 Jembatan Gantung di 25 Provinsi untuk Konektivitas Desa

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi membangun 105 unit jembatan gantung yang tersebar di 25 provinsi di seluruh Indonesia pada Tahun Anggaran 2026. Program ini merupakan bagian dari Infrastruktur…