JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi menutup pelaksanaan program Magang Nasional 2025 Tahap I yang telah berlangsung sejak Oktober 2025 hingga April 2026. Dalam acara penutupan yang digelar secara hibrida pada Jumat (24/4/2026), Menaker mengapresiasi keberhasilan 11.949 peserta aktif yang telah menyelesaikan masa pemagangan selama enam bulan di berbagai sektor industri. Berdasarkan monitoring awal, respons perusahaan swasta terhadap program ini sangat positif, dengan tingkat rekrutmen langsung mencapai 20 hingga 30 persen dari total peserta magang di beberapa perusahaan.
Program ini melibatkan kolaborasi masif antara 1.185 perusahaan penyelenggara dan didampingi oleh 5.267 mentor profesional untuk memastikan proses transfer keahlian berjalan optimal. Koordinator Nasional Program Pemagangan, Anwar Sanusi, menjelaskan bahwa seluruh peserta yang menyelesaikan program secara penuh akan mendapatkan sertifikat magang resmi sebagai bukti kompetensi. Bagi peserta yang telah merampungkan masa magang, Kemnaker juga telah menyiapkan program sertifikasi kompetensi lanjutan guna memperkuat daya saing mereka di pasar kerja nasional maupun internasional.
Pemerintah menegaskan bahwa program Magang Nasional merupakan langkah strategis untuk memperkecil celah antara ketersediaan skill lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri. Melalui dokumen sertifikasi dan pengalaman kerja nyata yang didapatkan, para alumni magang kini memiliki bekal yang lebih meyakinkan untuk melamar pekerjaan atau meniti karier profesional. Menaker Yassierli berharap semangat optimisme peserta tetap terjaga, mengingat pemerintah terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pendukung untuk memastikan transisi peserta magang menuju dunia kerja berjalan sukses dan berkelanjutan. Dikutip dari Antaranews.com





