Langkah Swasembada: Pemerintah Hentikan Impor Beras dan Gula Tahun 2026

  • Ekonomi
  • January 1, 2026
  • 0 Comments

Pemerintah memastikan bahwa tidak akan ada aktivitas impor untuk komoditas beras dan gula konsumsi sepanjang tahun dua ribu dua puluh enam. Kebijakan ini diambil menyusul tercapainya swasembada pangan dan penguatan produksi nasional yang mampu mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat indonesia. Selain beras untuk konsumsi masyarakat luas, pemerintah juga meniadakan kuota impor beras bagi kebutuhan industri serta jagung pakan karena cadangan dalam negeri dinilai sangat mencukupi.

Menteri pertanian andi amran sulaiman menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bentuk keberpihakan negara terhadap kesejahteraan petani dan peternak lokal. Dengan tidak adanya produk impor yang masuk, hasil panen dalam negeri dapat terserap secara maksimal oleh pasar domestik. Para pelaku usaha industri yang sebelumnya bergantung pada bahan baku impor kini didorong untuk mengoptimalkan potensi komoditas lokal yang tersedia guna mendukung keberlanjutan sektor pertanian tanah air.

Berdasarkan perhitungan neraca pangan nasional, stok gula dan jagung yang tersedia saat ini mampu menciptakan surplus yang signifikan hingga akhir tahun depan. Produksi gula konsumsi diperkirakan sanggup memenuhi kebutuhan nasional sementara stok jagung masih berada di angka yang sangat aman meskipun tanpa tambahan pasokan dari luar negeri. Pemerintah berharap langkah berani ini dapat memperkuat kedaulatan pangan nasional dan memacu semangat para petani untuk terus meningkatkan produktivitas di masa mendatang. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Defisit APBN Tembus 1,2 Persen, Kemenkeu Pastikan Masih Safe & On Track

    JAKARTA – Kementerian Keuangan mengonfirmasi kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 30 September 2026 masih bergerak stabil dan sesuai koridor perencanaan (on track). Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan…

    Mendag: Seruan Boikot di Malaysia Tak Goyahkan Perdagangan RI

    JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso menegaskan bahwa seruan boikot terhadap produk-produk Indonesia yang digaungkan netizen Malaysia tidak berdampak signifikan terhadap kinerja perdagangan bilateral kedua negara. Mendag menilai…