Jakarta – BNPB menargetkan pelajar terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dapat kembali bersekolah pada awal Januari 2026. Target ini dinilai realistis seiring dengan percepatan pembersihan fasilitas pendidikan yang sebelumnya tertimbun lumpur dan material banjir.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa kegiatan belajar mengajar akan disesuaikan dengan kalender pendidikan nasional semester genap. Bagi sekolah yang mengalami kerusakan berat, BNPB menyediakan tenda darurat agar siswa tetap bisa belajar sambil menunggu proses perbaikan bangunan permanen selesai.
Data pemerintah mencatat lebih dari tiga ribu fasilitas pendidikan rusak yang berdampak pada ratusan ribu siswa dan guru. Menko PMK Pratikno menyebutkan tingkat kesiapan operasional sekolah di Sumatra Utara dan Sumatra Barat telah mencapai 90 persen, sementara di wilayah Aceh kesiapannya berada pada angka 65 persen melalui upaya revitalisasi. Dikutip dari RRI.co.id






