OJK Sebut Pertumbuhan Kredit 2026 Akan Sedikit Meningkat dari 2025

  • Ekonomi
  • December 22, 2025
  • 0 Comments

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pertumbuhan kredit pada 2026 sedikit meningkat dibanding 2025 berdasarkan Rencana Bisnis Bank yang disampaikan perbankan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan penurunan suku bunga global dan domestik diperkirakan mendorong permintaan kredit, meningkatkan dana pihak ketiga, dan menurunkan biaya dana sehingga likuiditas tetap terjaga.

Rasio kredit bermasalah diperkirakan tetap rendah di kisaran 2 persen, meski tekanan muncul dari segmen UMKM. Proyeksi kredit ini tetap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional meski kondisi global penuh dinamika, termasuk perlambatan ekonomi di Amerika Serikat dan Tiongkok serta konflik geopolitik.

Perbankan terus membentuk cadangan kerugian penurunan nilai secara wajar sebagai langkah antisipatif. Tren cadangan menunjukkan penurunan, sejalan dengan normalisasi kualitas kredit yang tercermin dari Loan at Risk yang menurun.

OJK mendorong penguatan permodalan dan konsolidasi perbankan untuk meningkatkan skala usaha dan kinerja bank, terutama di tengah perkembangan teknologi, digitalisasi, ketidakpastian ekonomi, dan risiko serangan siber. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Kurangi Beban Fiskal, Anggota DEN Beberkan Alasan Kenaikan Harga BBM Pertamax

    JAKARTA – Anggota Dewan Energi Nasional Republik Indonesia (DEN-RI), Satya Widya Yudha, menegaskan bahwa penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green 95 per 10 Juni…

    Kuasai Saham Mayoritas Superbank, Grab Siap Dorong Ekosistem Bank Digital

    JAKARTA – Raksasa teknologi Grab secara resmi mengukuhkan posisinya sebagai pemegang saham mayoritas di PT Super Bank Indonesia Tbk atau Superbank (IDX: SUPA) dengan total kepemilikan modal mencapai lebih dari…