Fokus OJK: Peningkatan Kesehatan Finansial Mendorong Stabilitas Ekonomi

  • Ekonomi
  • November 28, 2025
  • 0 Comments

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menjelaskan bahwa kesehatan finansial adalah kunci utama pendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa konsep ini lebih luas, mencakup risiko, perlindungan, dan perencanaan masa depan, bukan hanya soal akses keuangan.

Mahendra menyatakan bahwa pemahaman kesehatan finansial signifikan dampaknya, meliputi akses produk, distribusi, dan perlindungan dari risiko seperti kehilangan pekerjaan atau musibah. Konsep ini juga mencakup keyakinan masyarakat terhadap masa depan, termasuk perencanaan pensiun.

OJK telah menyiapkan kelompok parameter untuk mengukur financial health yang dinilai lebih komprehensif daripada pengukuran financial stress sebelumnya. Ia menambahkan, arsitektur jasa keuangan Indonesia didukung oleh UU P2SK 2023 untuk mendukung kesejahteraan, dan kolaborasi antara pemerintah, OJK, dan industri sangat penting.

Penasihat Khusus PBB untuk Kesehatan Finansial (UNSGSA), Ratu Maxima, mendukung pandangan ini. Ia menegaskan bahwa tanpa kesehatan finansial, masyarakat tidak memiliki keamanan finansial dan kesulitan mendapatkan perlindungan asuransi yang dibutuhkan, sehingga inklusi finansial saja tidak cukup. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    BI Bali Perluas Akses Pasar UMKM Wastra dan Kerajinan Melalui KKI

    Denpasar – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi daerah dengan meningkatkan pangsa pasar UMKM wastra dan kerajinan melalui ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI).…

    IHSG Menguat di Tengah Sentimen Pasar Global-Domestik

    Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Jumat dibuka menguat 22,48 poin atau 0,35 persen ke posisi 6.524,07. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan…