Stop Impor Beras, Mentan Dorong Harga Dunia Tetap Stabil

Amran menjelaskan Indonesia termasuk salah satu importir terbesar beras dunia, sehingga kebijakan tidak impor memberikan pengaruh besar terhadap pasar internasional. Penurunan harga dunia ini menunjukkan kuatnya posisi Indonesia dan kemampuan kebijakan nasional memengaruhi harga global.

Aparat sebelumnya menyita 40,4 ton beras ilegal di Batam. Amran menekankan penyelundupan dapat merusak kepercayaan petani dan menghambat rencana swasembada nasional yang sedang dipercepat. Selain beras, petugas juga menemukan 2,04 ton minyak goreng ilegal, gula, tepung, susu, mie, parfum, dan frozen food.

Lima anak buah kapal telah diamankan untuk pemeriksaan lanjutan, sementara kapten kapal tidak berada di lokasi saat penyitaan. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan penyelundupan sangat membahayakan pasar dan dapat merusak harga.

Amran meminta semua daerah memperkuat pengawasan rantai pangan untuk mencegah penyelundupan yang mengganggu posisi Indonesia di pasar global. Informasi awal menyebut barang ilegal kemungkinan berasal dari Thailand. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Usai Gedung Bapenda Terbakar, Pemprov DKI Pastikan Data Pajak Aman

    Jakarta – Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta dipastikan tidak berdampak terhadap keamanan data perpajakan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan seluruh data perpajakan telah terdigitalisasi dan memiliki sistem pencadangan pada server…

    Reshuffle Kabinet Dibantah Istana, Pemerintah Fokus Jalankan Program

    Jakarta – Istana kembali menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan isu…