Kunjungi NTB, Mensos Jabarkan Kunci Sukses Entaskan Kemiskinan Daerah

Mataram – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa kunci utama dalam pengentasan kemiskinan bukanlah sekadar jumlah program, melainkan perbaikan tata kelola dan sistem kerja. Dalam forum Musrenbang NTB yang digelar di Mataram pada Kamis (16/4/2026), Gus Ipul menyampaikan di hadapan Menteri Desa Yandri Susanto dan Gubernur NTB Lalu Iqbal bahwa fondasi kebijakan yang kuat harus dimulai dari integritas dan penghentian praktik korupsi. Menurutnya, perbaikan tata kelola akan secara otomatis mendorong hasil pembangunan yang lebih nyata bagi masyarakat luas.

Lebih lanjut, Mensos menyoroti pentingnya penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional sebagai acuan tunggal agar program bantuan tepat sasaran. Gus Ipul menekankan bahwa perbedaan data antarinstansi seringkali menjadi penghambat efektivitas penanganan kemiskinan di daerah. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan untuk memastikan penanganan kemiskinan tidak berhenti pada bantuan sosial saja, tetapi berlanjut pada program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan terukur.

Sebagai langkah konkret, Gus Ipul mendorong optimalisasi sentra Kemensos di daerah serta penguatan program Sekolah Rakyat untuk mempercepat penurunan kemiskinan ekstrem. Program ini dirancang untuk menjangkau keluarga miskin yang selama ini belum terlayani secara optimal dengan dukungan fasilitas dari pemerintah daerah. Kegiatan Musrenbang ini pun diakhiri dengan penandatanganan MoU pengawasan program dan kesepakatan rancangan RKPD 2027 guna memastikan seluruh kebijakan kesejahteraan sosial dapat terealisasi dengan transparan dan kolaboratif. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Kebijakan Ganjil Genap BBM di Bali Diperpanjang Sampai Jumat

    DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster memperpanjang kebijakan pembelian bahan bakar minyak (BBM) menggunakan sistem ganjil genap hingga Jumat, 23 Oktober 2026. Kebijakan yang semula berakhir pada Senin (19/10) tersebut…

    Pemprov DKI Pertimbangkan PJJ jika Kualitas Udara Jakarta Memburuk

    Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan opsi pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa jika kualitas udara Jakarta memburuk secara signifikan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi untuk melindungi kesehatan…