Menaker Ungkap Alasan Kebijakan WFH Sektor Swasta Tidak Bersifat Wajib

JAKARTA — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi sektor swasta hanya bersifat imbauan, bukan kewajiban. Langkah ini diambil pemerintah untuk memastikan pertumbuhan ekonomi nasional tetap stabil dan produktivitas pekerja tidak terganggu. Menaker menjelaskan bahwa pemerintah tidak ingin Surat Edaran (SE) terkait pola kerja adaptif ini berdampak negatif pada laju industri, melainkan justru mendorong efisiensi di berbagai lini bisnis.

Dalam penjelasannya di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (9/4/2026), Menaker menyebutkan bahwa pemerintah memberikan fleksibilitas penuh kepada manajemen perusahaan untuk mengatur hari pelaksanaan WFH sesuai kebutuhan internal masing-masing. Keputusan ini didasari oleh perbedaan karakteristik operasional di setiap sektor usaha, di mana tidak semua bidang pekerjaan dapat digeneralisasi. Sektor layanan publik dan industri manufaktur tertentu, misalnya, tetap diwajibkan beroperasi normal di kantor demi menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain menjaga stabilitas ekonomi, kebijakan fleksibilitas kerja ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan energi nasional secara lebih efisien. Menaker menilai pola kerja WFH yang tepat sasaran dapat membantu mengurangi konsumsi bahan bakar secara signifikan di tengah tantangan energi global. Dengan memberikan ruang bagi industri untuk beradaptasi tanpa tekanan kewajiban yang memberatkan, pemerintah berharap produktivitas pekerja tetap menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan ekonomi dan kemajuan industri nasional. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Usai Gedung Bapenda Terbakar, Pemprov DKI Pastikan Data Pajak Aman

    Jakarta – Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta dipastikan tidak berdampak terhadap keamanan data perpajakan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan seluruh data perpajakan telah terdigitalisasi dan memiliki sistem pencadangan pada server…

    Reshuffle Kabinet Dibantah Istana, Pemerintah Fokus Jalankan Program

    Jakarta – Istana kembali menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan isu…