Pesta Gol di Turin, Torino Bungkam Parma 4-1 Tanpa Perlawanan Berarti

Jakarta – Torino tampil perkasa saat menjamu Parma pada pekan ke-29 Liga Italia (Serie A) di Stadion Olimpico di Torino, Turin, Jumat (13/3/2026) waktu setempat. Skuad berjuluk Il Toro tersebut sukses mengamankan kemenangan telak dengan skor 4-1, sebuah hasil krusial yang menjauhkan mereka dari ancaman zona degradasi. Kemenangan dominan ini tercipta berkat sumbangan gol dari Giovanni Simeone, Emirhan Ilkhan, dan penyerang andalan Duvan Zapata, ditambah satu gol bunuh diri dari pemain lawan, Mandela Keita.

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi di mana Torino langsung memperagakan permainan menyerang sejak peluit pertama dibunyikan. Hasilnya, tuan rumah unggul cepat pada menit ketiga melalui gol Giovanni Simeone yang mengubah skor menjadi 1-0. Namun, Parma sempat memberikan perlawanan dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-20 setelah umpan silang Gabriel Strefezza dikonversikan menjadi gol melalui sundulan Mateo Pellegrini. Skor imbang 1-1 bertahan hingga akhir babak pertama meski Torino terus menekan.

Memasuki babak kedua, Torino tampil lebih klinis dan kembali unggul pada menit ke-55 lewat gol Emirhan Ilkhan yang memanfaatkan umpan matang Che Adams. Keunggulan tersebut bertambah hanya dua menit berselang setelah gelandang Parma, Mandela Keita, melakukan gol bunuh diri pada menit ke-57 yang membuat skor menjauh menjadi 3-1. Dominasi tuan rumah akhirnya ditutup dengan gol telat Duvan Zapata pada masa injury time (90+1′) setelah memaksimalkan umpan Sandro Kulenovic untuk memastikan kemenangan mutlak 4-1.

Tambahan tiga poin ini membuat Torino naik ke peringkat ke-13 klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 33 poin dari 29 pertandingan, sekaligus memperlebar jarak aman menjadi sembilan poin dari zona merah. Sebaliknya, Parma harus tertahan di posisi ke-12 dengan 34 poin. Hasil ini menjadi modal penting bagi Torino untuk menjaga stabilitas posisi mereka di papan tengah Serie A dan menjauhi tekanan persaingan degradasi di sisa musim 2026. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Benny Hera: Kerja Keras Pelatih Hector Souto Bawa Perubahan Signifikan bagi Timnas Futsal

    JAKARTA – Legenda hidup timnas futsal Indonesia, Benny Hera, melontarkan pujian setinggi langit atas kinerja impresif pelatih Hector Souto dalam mentransformasi kualitas skuad Garuda. Menurut Benny, kerja keras pelatih asal…

    Irak Kembali ke Piala Dunia! Penantian Empat Dekade Berakhir

    JAKARTA – Tim nasional Irak resmi mengakhiri penantian panjang selama 40 tahun setelah memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Kepastian ini didapat usai skuad “Singa Mesopotamia” menaklukkan…