Jakarta – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, mengakui bahwa timnya harus berjuang ekstra keras untuk memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions UEFA 2025/2026. PSG berhasil melaju setelah menyingkirkan sesama wakil Prancis, AS Monaco, melalui fase playoff yang dramatis. Kepastian ini didapat setelah Les Parisiens bermain imbang 2-2 pada leg kedua di Paris, Kamis dini hari WIB, yang membuat mereka unggul agregat tipis 5-4 setelah kemenangan 3-2 pada pertemuan pertama.
Luis Enrique mengungkapkan bahwa timnya sempat menderita akibat tekanan tinggi yang diberikan AS Monaco, terutama pada babak pertama leg kedua. Kesalahan koordinasi di lapangan membuat PSG tertinggal lebih dulu lewat gol Maghnes Akliouche. Namun, perubahan strategi saat jeda babak pertama membuahkan hasil positif. PSG tampil lebih tenang dan sempat membalikkan keadaan melalui gol sang kapten Marquinhos pada menit ke-60 dan aksi Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-66, meski akhirnya Monaco menyamakan kedudukan di masa injury time.
Menanggapi performa tim yang belum maksimal, gelandang Joao Neves menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh sebelum melangkah ke fase gugur. PSG kini menatap babak 16 besar dengan potensi menghadapi lawan berat seperti Chelsea atau Barcelona. Penentuan lawan PSG akan dipastikan melalui pengundian yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (27/2), di mana evaluasi performa menjadi agenda utama manajemen demi menjaga asa meraih trofi paling bergengsi di Eropa tersebut. Dikutip dari Antaranews.com






