Jakarta – Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengumumkan bahwa pembangunan Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih telah mencapai 1.000 unit yang selesai dibangun dari target total 80.000 unit di seluruh Indonesia. Hingga Februari 2026, terdapat hampir 20.000 unit tambahan yang sedang dalam proses konstruksi dengan kemajuan fisik rata-rata 20 persen. Pemerintah optimis puluhan ribu unit tersebut akan rampung sepenuhnya pada Mei mendatang guna mengejar target akhir tahun 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Program ini didesain secara komprehensif dengan alokasi dana sebesar Rp3 miliar per unit koperasi, yang terbagi untuk kebutuhan investasi fisik dan biaya operasional. Setiap unit Kopdes Merah Putih diwajibkan memiliki tujuh fasilitas utama, mulai dari kantor koperasi, gerai sembako, unit simpan pinjam, hingga klinik dan apotek desa. Selain itu, fasilitas gudang berpendingin dan sarana logistik juga disediakan untuk memperkuat distribusi pangan dan kemandirian ekonomi di tingkat desa.
Guna memastikan keberlangsungan program, pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik tetapi juga pada penguatan sistem manajemen dan kapasitas sumber daya manusia. Melalui kolaborasi antara APBN, APBD, Dana Desa, serta dukungan BUMN seperti PT Agrinas Pangan Nusantara, Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Dengan persiapan teknis yang matang, setiap koperasi ditargetkan dapat langsung beroperasi secara optimal segera setelah pembangunannya selesai. Dikutip dari Antaranews.com







