Terobosan Baru Dunia Medis: Jarum Suntik Halal Pertama Resmi Diluncurkan di Indonesia

  • Ragam
  • January 22, 2026
  • 0 Comments

Jakarta – Indonesia resmi meluncurkan jarum suntik halal pertama yang diproduksi secara lokal dengan menggunakan teknologi sterilisasi Electron Beam atau E-Beam. Produk hasil kolaborasi antara Terumo Corporation dan PT Oneject Indonesia ini menandai langkah penting dalam penguatan industri alat kesehatan nasional. Peluncuran ini didukung penuh oleh Kementerian Kesehatan sebagai upaya meningkatkan kemandirian dan daya saing produk medis dalam negeri di pasar global.

Teknologi sterilisasi E-Beam yang diusung dalam produk ini memiliki keunggulan karena bebas bahan kimia, tidak meninggalkan residu, dan lebih ramah lingkungan dibandingkan metode konvensional. Penggunaan teknologi tersebut memastikan produk tetap steril dan aman digunakan sejak keluar dari fasilitas produksi. Kehadiran inovasi ini mencerminkan integrasi antara kualitas global, keselamatan pasien, dan keberlanjutan lingkungan dalam satu produk medis yang esensial.

Jarum suntik bernama T1 Syringe ini menjadi yang pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikasi halal untuk proses manufaktur lokal. Sertifikasi tersebut bertujuan memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat dengan menghormati nilai-nilai keberagaman. Melalui produk ini, pihak produsen berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif, berkelanjutan, dan sesuai dengan standar kepercayaan global. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    • Ragam
    • April 1, 2026
    • 1 views
    Jadi Primadona! Whoosh Makin Populer Jadi Pilihan Utama Mudik Lebaran 2026

    JAKARTA – Kereta Cepat Jakarta-Bandung, atau yang lebih dikenal sebagai Whoosh, semakin mengukuhkan posisinya sebagai transportasi primadona selama periode arus mudik Lebaran 2026. PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) melaporkan lonjakan…

    • Ragam
    • March 14, 2026
    • 7 views
    Bahaya Larangan Total Media Sosial bagi Remaja: Picu Konflik dan Perilaku Pemberontakan

    Jakarta – Upaya membatasi aktivitas digital anak melalui larangan total penggunaan media sosial dinilai tidak selalu efektif dan justru berisiko memicu perlawanan. Psikolog Klinis Dewasa, Teresa Indira Andani, S.Psi., M.Psi.,…