Wapres Hadiri Rakor Pariwisata 2026: Fokus pada Kualitas Destinasi dan Ekonomi Kreatif

Jakarta – Wakil presiden gibran rakabuming menghadiri rapat koordinasi pariwisata di jakarta untuk membahas strategi dan target sektor pariwisata pada tahun 2026. Pemerintah menetapkan sasaran ambisius dengan target kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 16 hingga 17,6 juta orang. Selain itu, pendapatan devisa diproyeksikan menyentuh angka 22 hingga 24,7 miliar dolar as, dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto yang diharapkan meningkat menjadi 4,5 hingga 4,7 persen.

Menteri koordinator bidang perekonomian airlangga hartarto menjelaskan bahwa pencapaian target tersebut akan didukung oleh akselerasi infrastruktur dan peningkatan konektivitas antar bandara. Pemerintah juga fokus pada aspek keselamatan kerja serta sinergi program antara pusat dan daerah. Menjelang hari raya lebaran, pemerintah mulai menyiapkan kebijakan terkait pengelolaan harga tiket dan program belanja untuk menjaga daya beli serta minat perjalanan masyarakat di dalam negeri.

Menteri pariwisata widiyanti putri wardhana menambahkan bahwa selain wisatawan mancanegara, pemerintah menargetkan 1,18 miliar pergerakan wisatawan nusantara pada tahun 2026. Sasaran besar lainnya adalah membawa posisi pariwisata indonesia naik ke peringkat 20 dalam travel and tourism development index. Upaya kolektif ini diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor pariwisata yang lebih kompetitif di tingkat global. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Prabowo Perintahkan Pertamina dan PLN Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

    Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya dan para petinggi BUMN, khususnya Pertamina dan PLN, untuk segera memangkas anak-cucu perusahaan beserta unit-unit usaha di bawahnya guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha. Dalam…

    Usai Gedung Bapenda Terbakar, Pemprov DKI Pastikan Data Pajak Aman

    Jakarta – Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta dipastikan tidak berdampak terhadap keamanan data perpajakan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan seluruh data perpajakan telah terdigitalisasi dan memiliki sistem pencadangan pada server…