Implementasi Keadilan Sosial, Sekolah Rakyat Hadirkan Pemerataan Pendidikan di Indonesia

Kupang – Kepala SRMP 13 Kupang Felipina Agustina Kale menilai Program Sekolah Rakyat sebagai implementasi nyata dari keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Program ini dirancang untuk memutus rantai kemiskinan dengan memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Melalui pendekatan yang komprehensif, sekolah ini tidak hanya mengejar target akademik tetapi juga fokus pada pembentukan karakter dan pemulihan kepercayaan diri siswa yang sebelumnya merasa minder karena keterbatasan ekonomi.

Sistem sekolah berasrama yang diterapkan memungkinkan para pendidik dan wali asuh berperan sebagai orang tua pengganti bagi para siswa. Rutinitas disiplin yang dimulai sejak dini hari serta pembinaan karakter yang intensif terbukti mampu mengubah perilaku siswa menjadi lebih berani dan mandiri dalam berinteraksi. Selain mendidik anak, program ini juga berupaya mengubah pola pikir orang tua siswa agar memiliki motivasi hidup yang lebih kuat serta cara pandang yang lebih positif terhadap masa depan.

Hingga akhir tahun 2025, tercatat sebanyak 166 Sekolah Rakyat telah beroperasi di berbagai wilayah dengan melayani lebih dari 15 ribu siswa. Pemerintah telah melengkapi seluruh sekolah tersebut dengan fasilitas teknologi modern seperti laptop untuk siswa dan guru serta papan tulis pintar guna menunjang kualitas pembelajaran. Kebijakan ini merupakan wujud nyata dari visi Asta Cita dalam membangun sumber daya manusia dan menciptakan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Prabowo Perintahkan Pertamina dan PLN Pangkas Anak-Cucu Perusahaan

    Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya dan para petinggi BUMN, khususnya Pertamina dan PLN, untuk segera memangkas anak-cucu perusahaan beserta unit-unit usaha di bawahnya guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha. Dalam…

    Usai Gedung Bapenda Terbakar, Pemprov DKI Pastikan Data Pajak Aman

    Jakarta – Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta dipastikan tidak berdampak terhadap keamanan data perpajakan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan seluruh data perpajakan telah terdigitalisasi dan memiliki sistem pencadangan pada server…