Satria Muda Pertamina Jakarta memutuskan untuk tidak lagi menggunakan jasa pemain muda mereka Mario Davidson menjelang bergulirnya kompetisi liga bola basket Indonesia musim dua ribu dua puluh enam. Keputusan pelepasan pemain berposisi guard ini diumumkan setelah pihak manajemen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap komposisi skuad untuk musim depan. Masa bakti Mario di klub tersebut terbilang sangat singkat mengingat ketatnya persaingan untuk mendapatkan menit bermain di tim utama yang memiliki kedalaman skuad cukup tinggi.
Sepanjang musim sebelumnya Mario Davidson tercatat sangat jarang mendapatkan kesempatan tampil di lapangan hingga sempat ditukar ke klub Tangerang Hawks pada pertengahan musim demi mendapatkan jam terbang lebih banyak. Meski pernah menunjukkan performa menjanjikan saat membela Indonesia Patriots dan memberikan kontribusi poin dalam laga terbatas bersama Satria Muda, hal tersebut belum cukup untuk mengamankan posisinya dalam rencana jangka panjang tim. Kini pemain yang merupakan putra dari legenda basket nasional David Soesiono tersebut resmi berpisah dengan tim dan berstatus bebas transfer.
Hingga menjelang jadwal pembukaan liga pada pertengahan Januari nanti, belum ada keterangan resmi mengenai klub mana yang akan menjadi pelabuhan baru bagi adik kandung Andre Adrianno ini. Keputusan Satria Muda melepas Mario merupakan bagian dari langkah strategis klub dalam merombak susunan pemain demi mengejar target juara di musim yang baru. Kepergian ini sekaligus membuka peluang bagi Mario untuk mencari tim yang bisa memberikan menit bermain lebih konsisten untuk mengembangkan potensinya sebagai talenta muda berbakat. Dikutip dari Antaranews.com






