Jakarta – Warga keturunan Portugis di Kampung Tugu, Jakarta Utara, merayakan Natal 2025 dengan melestarikan tradisi unik warisan turun-temurun sejak tahun 1661. Melalui acara bertajuk Malam 24 yang digelar oleh Yayasan Rumah Budaya Michiels, komunitas ini berupaya memperkenalkan seni dan budaya Portugis-Betawi kepada masyarakat luas di tengah transformasi Jakarta sebagai kota global.
Perayaan yang berlangsung di Roemah Toegoe pada Rabu malam tersebut menghadirkan berbagai pertunjukan seni, mulai dari musik Krontjong Toegoe, tari None Tugu, hingga drama musikal sejarah Sunda Kelapa. Selain aspek hiburan, acara ini juga menyertakan prosesi ibadah Natal sederhana yang menggunakan Bahasa Kreol Portugis Tugu sebagai bentuk menjaga identitas bahasa yang mulai langka.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas Kebudayaan turut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif komunitas ini. Kolaborasi antara pemerintah dan para seniman dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga eksistensi kampung-kampung budaya di Jakarta. Sinergi ini diharapkan dapat terus berlanjut agar kearifan lokal Kampung Tugu tetap terjaga dan dikenal oleh masyarakat Indonesia maupun internasional. Dikutip dari RRI.co.id





