Jaga Ketahanan Industri Baja Nasional, Krakatau Steel Percepat Transformasi dan Restrukturisasi di 2026

  • Ekonomi
  • December 26, 2025
  • 0 Comments

Jakarta – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk tengah menyiapkan langkah penguatan restrukturisasi guna melanjutkan agenda transformasi perusahaan secara menyeluruh pada tahun 2026. Direktur Utama Akbar Djohan menyatakan bahwa kebijakan strategis ini merupakan tindak lanjut dari keberhasilan kinerja sepanjang tahun 2025 yang dinilai sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat industri strategis nasional. Hingga kuartal ketiga tahun 2025, perusahaan telah berhasil mencatatkan laba bersih sebesar dua puluh empat juta dolar AS dan sukses menurunkan biaya usaha hingga dua belas persen melalui efisiensi operasional yang dijalankan secara disiplin dan berkelanjutan.

Dari sisi operasional, perseroan mencatatkan kenaikan volume produksi baja konsolidasi menjadi tujuh ratus empat puluh ribu ton, meningkat secara signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Tren positif juga terlihat pada volume penjualan yang terus tumbuh di tiap kuartal, yang mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap peran perusahaan dalam memenuhi kebutuhan baja domestik. Keberhasilan transformasi ini juga didukung penuh oleh Danantara melalui pemberian pinjaman modal kerja untuk mengoptimalkan operasional fasilitas pabrik utama. Dengan susunan pengurus baru hasil keputusan RUPSLB, Krakatau Steel optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan, memperkuat struktur keuangan, serta mewujudkan kemandirian industri baja nasional di masa depan. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    APMF 2026 Tekankan Pentingnya Kolaborasi Jangka Panjang di Industri Pemasaran

    Bali – APMF 2026 mendorong pelaku industri untuk beralih dari fokus pada kampanye jangka pendek menuju kolaborasi jangka panjang dalam menghadapi perubahan industri pemasaran. Forum yang berlangsung di Bali Nusa…

    Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat, Rupiah Diproyeksi Menguat terhadap Dolar AS

    Jakarta – Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap kuat diperkirakan menjadi penopang penguatan nilai tukar rupiah dalam jangka pendek. Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa…