Pemerintah Provinsi Banten merencanakan proyek normalisasi sejumlah sungai pada tahun 2026 dengan estimasi total anggaran mencapai Rp821 miliar. Rencana ini bertujuan untuk mengendalikan banjir dan memperkuat fungsi sungai di berbagai wilayah rawan genangan, khususnya di Kabupaten Serang. Langkah strategis ini dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Serang, BBWS Cidanau Ciujung Cidurian, serta pemangku kepentingan lainnya untuk menciptakan penanganan bencana yang terintegrasi.
Rincian anggaran tersebut mencakup normalisasi Sungai Cikalumpang sebesar Rp27 miliar, Sungai Bojong dan Cikoneng senilai Rp20 miliar, serta Sungai Ciwaka sebesar Rp63 miliar. Selain itu, pengerjaan muara Sungai Cibanten dan muara Sungai Cipasilian yang dilengkapi pemasangan sheet pile masing-masing membutuhkan biaya sekitar Rp65 miliar dan Rp67 miliar. Alokasi dana terbesar direncanakan untuk rehabilitasi saluran irigasi Cidurian seluas 8.700 hektare dengan kebutuhan mencapai Rp559 miliar.
Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa penguatan fungsi sungai merupakan investasi penting untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air. Ia menilai estimasi anggaran tersebut tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan potensi kerugian materiil dan sosial yang harus ditanggung masyarakat apabila terjadi bencana banjir besar di masa depan. Dikutip dari Antaranews.com





