Pemerintah Siapkan Pembangunan Tujuh Pabrik Pupuk Baru di Indonesia

  • Ekonomi
  • December 20, 2025
  • 0 Comments

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa PT Pupuk Indonesia akan membangun tujuh pabrik pupuk baru dalam lima tahun ke depan. Kebijakan ini juga disertai penurunan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen.

Pernyataan ini disampaikan saat Rembuk Tani dan Sosialisasi Kebijakan Perubahan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi di Desa Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Nilai subsidi pupuk tetap sekitar Rp45–45,5 triliun, kemungkinan naik tipis menjadi Rp46 triliun. Dengan efisiensi dan kebijakan yang tepat, harga pupuk bisa turun, sementara pembangunan pabrik baru tetap berjalan tanpa menambah beban subsidi negara.

Sistem baru ini memungkinkan Pupuk Indonesia membangun satu pabrik setiap tahun. Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menambahkan mulai 1 Januari 2025, pemerintah akan melakukan deregulasi distribusi pupuk sehingga petani lebih mudah mengakses pupuk dan mendapatkan diskon harga 20 persen.

Forum rembuk tani menjadi sarana bagi petani untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasi langsung kepada pemerintah dan BUMN pupuk, agar kebijakan dapat berjalan tepat sasaran. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Kurangi Beban Fiskal, Anggota DEN Beberkan Alasan Kenaikan Harga BBM Pertamax

    JAKARTA – Anggota Dewan Energi Nasional Republik Indonesia (DEN-RI), Satya Widya Yudha, menegaskan bahwa penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green 95 per 10 Juni…

    Kuasai Saham Mayoritas Superbank, Grab Siap Dorong Ekosistem Bank Digital

    JAKARTA – Raksasa teknologi Grab secara resmi mengukuhkan posisinya sebagai pemegang saham mayoritas di PT Super Bank Indonesia Tbk atau Superbank (IDX: SUPA) dengan total kepemilikan modal mencapai lebih dari…