Pemerintah Berkomitmen Sediakan Pendidikan yang Adil bagi Penyandang Disabilitas

Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menegaskan komitmen pemerintah menyediakan akses pendidikan yang adil bagi penyandang disabilitas. Ia merujuk penegasan Presiden Prabowo Subianto bahwa pembangunan nasional harus memastikan tidak ada warga negara yang tertinggal.

Qodari mengatakan pendidikan inklusif berkelanjutan menjadi fokus utama penanganan isu disabilitas. Ia menyoroti masalah pembiayaan karena gaji tenaga pendidik masih rendah dan bantuan Kementerian Sosial terbatas, khususnya bagi sekolah luar biasa dengan jumlah murid kecil.

“Institusi yang melayani penyandang disabilitas tidak harus memiliki panti untuk tetap mendapatkan bantuan,” ujar Qodari. Kantor Staf Kepresidenan akan berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk mencari solusi terbaik.

Selain pendidikan inklusif, fokus pemerintah juga mencakup pemberdayaan, kemandirian, perlindungan sosial, dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Qodari mengapresiasi dedikasi SLB Ulaka Penca, yayasan, dan para pendidik, menegaskan bahwa anak-anak penyandang disabilitas adalah bagian penting dari masa depan Indonesia. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Usai Gedung Bapenda Terbakar, Pemprov DKI Pastikan Data Pajak Aman

    Jakarta – Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta dipastikan tidak berdampak terhadap keamanan data perpajakan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan seluruh data perpajakan telah terdigitalisasi dan memiliki sistem pencadangan pada server…

    Reshuffle Kabinet Dibantah Istana, Pemerintah Fokus Jalankan Program

    Jakarta – Istana kembali menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan isu…