Wamentrans: Program Transmigrasi Jadi Strategi Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

  • Politik
  • December 15, 2025
  • 0 Comments

Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, menegaskan bahwa program transmigrasi bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik warga lokal maupun pendatang. Pernyataan itu disampaikan usai Pelepasan Calon Transmigran Karya Nusa Tahun 2025 di Yogyakarta, Minggu.

Dalam kegiatan tersebut, 15 Kepala Keluarga dari DIY diberangkatkan ke Sulawesi, 12 KK menuju Torire, Poso, Sulawesi Tengah, dan tiga KK ke Taramanu Jaya, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kementerian Transmigrasi telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat lokal agar pendatang diterima dengan baik, sementara fasilitas bagi transmigran, seperti lahan untuk tinggal dan bekerja, disediakan oleh pemerintah daerah.

Viva menekankan pentingnya kebersamaan dalam pengelolaan program agar semua pihak dapat bekerja sama meningkatkan pendapatan masyarakat di kawasan transmigrasi. Ia mencontohkan di Konawe Utara dan Manokwari, di mana warga setempat menghibahkan tanah untuk dikelola bersama pendatang, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi baru dan pembentukan desa, kecamatan, hingga kabupaten baru.

Program transmigrasi telah berhasil membentuk 1.567 desa definitif, 466 kecamatan, dan 116 kabupaten di seluruh Indonesia. Viva menambahkan bahwa program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga memperkuat persatuan dan pembangunan sosial antarwarga lokal dan pendatang. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    TNI Jamin Kehadirannya di Sektor Sipil Demi Lindungi Rakyat, Bukan Intimidasi

    JAKARTA – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) meluruskan opini publik terkait penempatan perwira aktif di sejumlah instansi pemerintahan. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigadir Jenderal TNI Muhamad Nas,…

    Tanpa Tunggu Panja, DPR Ambil Langkah Terobosan Rampungkan RUU Pemilu

    JAKARTA – Komisi II DPR RI mengambil langkah terobosan legislasi atau ijtihad hukum dengan aktif mengundang sejumlah pakar, akademisi, dan organisasi non-pemerintah (NGO) untuk menghimpun masukan strategis terkait evaluasi sistem…