Pasca Bencana Sumatra, Pemerintah Genjot Pemulihan Infrastruktur dan Konektivitas

Jakarta – Pemerintah mempercepat pemulihan konektivitas pascabencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat untuk memastikan jalur logistik kembali berfungsi.

Data BNPB dan Kementerian PUPR per 8 Desember 2025 mencatat bencana berdampak pada 52 kabupaten/kota, dengan 961 korban meninggal, 234 hilang, dan sekitar 1 juta pengungsi. Sebanyak 156.500 rumah dan lebih dari 1.200 fasilitas umum rusak, termasuk 435 jembatan dan 62 jembatan terputus.

Menteri Koordinator Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono menjelaskan kerusakan terparah terjadi pada ruas jalan dan jembatan. Pemerintah mengerahkan alat berat serta memanfaatkan jalur darat, udara, dan laut untuk mempercepat distribusi bantuan.

Estimasi kerugian awal mencapai sekitar Rp50 triliun, dan setelah masa tanggap darurat 14 hari, pemerintah akan memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Dukung Pelaku Usaha, BPJPH Godok Draf Pedoman Penyelia Halal untuk SJPH

    Jakarta – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) saat ini tengah menggodok draf pedoman penyelia halal untuk memperkuat implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) di sektor usaha. Deputi Bidang Pembinaan…

    Dispar Natuna Perluas Jangkauan Pasar Global Lewat Strategi Promosi Digital 3 Bahasa

    NATUNA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, resmi meluncurkan strategi promosi digital untuk memperkenalkan potensi wisata wilayah perbatasan ke kancah internasional. Melalui situs resmi dinaspariwisata.natunakab.go.id, Dispar menghadirkan inovasi…