BPS Laporkan Penurunan Harga Cabai Merah, Analisis Tren Pasar

Jakarta – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa harga cabai merah nasional mengalami tren penurunan. Namun, tren ini belum merata karena banyak daerah masih mencatat kenaikan harga.

Harga rata-rata cabai merah nasional kini mencapai Rp53.161 per kilogram, lebih rendah dibanding minggu yang sama pada bulan sebelumnya. Harga ini masih berada dalam rentang Harga Acuan Penjualan (HAP) cabai merah, yaitu Rp37 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram.

Meski harga rata-rata menurun, terdapat 173 kabupaten/kota yang masih mencatat kenaikan harga cabai merah. Tambrauw menjadi daerah dengan kenaikan harga paling tinggi, mencapai Rp106.333 per kilogram atau naik 102,73 persen. Boven Digoel juga mengalami kenaikan signifikan, yakni Rp100.833 per kilogram atau naik 33,27 persen.

Daerah lain yang masih mengalami kenaikan harga cabai merah termasuk Dogiyai, Sarmi, Halmahera Selatan, dan Sumba Barat. Kepala BPS menekankan bahwa daerah-daerah ini membutuhkan perhatian khusus karena harga tinggi namun tetap naik.

Wakil Menteri Dalam Negeri III, Akhmad Wiyagus, menambahkan bahwa kenaikan harga cabai merah perlu diwaspadai pemerintah daerah. Jumlah wilayah yang mengalami kenaikan naik dari 164 menjadi 173 daerah. Pemda diharapkan memantau harga secara terkoordinasi dan berbasis data aktual agar inflasi pangan dapat dikendalikan. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Usai Gedung Bapenda Terbakar, Pemprov DKI Pastikan Data Pajak Aman

    Jakarta – Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta dipastikan tidak berdampak terhadap keamanan data perpajakan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan seluruh data perpajakan telah terdigitalisasi dan memiliki sistem pencadangan pada server…

    Reshuffle Kabinet Dibantah Istana, Pemerintah Fokus Jalankan Program

    Jakarta – Istana kembali menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan isu…