JAKARTA – Sebuah video yang menunjukkan seorang perempuan diarak keliling Gili Trawangan karena mencuri sepeda listrik menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, wanita ini tampak mengenakan kalung kertas bertuliskan pengakuan perbuatannya dan berjalan diikuti sejumlah warga setempat.
Aksi ini diduga merupakan bentuk sanksi sosial dari warga sebagai respons atas pencurian yang dilakukannya. Arak-arakan tersebut disebut sebagai hukum adat yang masih diterapkan masyarakat Gili untuk menegakkan norma dan memberikan efek jera bagi pelaku.
Kasus ini juga menjadi sorotan netizen karena pencurian sepeda listrik termasuk masalah yang sering terjadi di kawasan wisata Gili Trawangan. Banyak pengguna media sosial menanggapi video tersebut dengan komentar beragam. Beberapa di antaranya:
- “Hukum adat Gili is back,” tulis gaw********.
- “Sudah pakai ini sampai sekarang. Kadang langsung di-blacklist dan sebagian sudah dipenjarakan,” ujar ran*******.
- “Malu-maluin banget,” tulis ama*******.
Video viral ini kembali menegaskan bahwa masyarakat Gili Trawangan masih menerapkan sanksi sosial berbasis adat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan wisata. Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi wisatawan maupun penduduk lokal agar tidak melakukan tindakan kriminal di pulau tersebut. Dikutip dari Okezone.com







