Gubernur Riau Abdul Wahid OTT KPK, Harta Capai Rp4,8 M

Gubernur Riau Abdul Wahid OTT KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Riau pada Senin, 3 November 2025. Dalam operasi ini, Gubernur Riau Abdul Wahid OTT KPK menjadi salah satu pihak yang diamankan penyidik.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya OTT tersebut. Ia menyebut tim penindakan menangkap beberapa orang dalam operasi di wilayah Riau. “Salah satunya adalah Abdul Wahid,” kata Fitroh dalam keterangannya.

KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap semua pihak yang diamankan. Sesuai ketentuan, lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.


Harta Kekayaan Abdul Wahid Capai Rp4,8 Miliar

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Gubernur Riau Abdul Wahid tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp4,8 miliar. Aset tersebut terdiri atas tanah, bangunan, kendaraan, serta kas dan setara kas.

Kekayaan Abdul Wahid ini sempat menjadi sorotan publik karena sebagian besar berasal dari aset tidak bergerak di wilayah Riau. Hingga kini, KPK belum menjelaskan lebih jauh keterkaitan antara kasus OTT dengan profil kekayaannya.


KPK Dalami Kasus dan Dugaan Suap

Dalam keterangan resminya, KPK menyebutkan bahwa operasi tangkap tangan ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Lembaga antikorupsi itu masih mengumpulkan bukti dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat daerah.

“Status hukumnya akan diumumkan setelah pemeriksaan selesai,” kata Fitroh.

Jika hasil penyelidikan menunjukkan bukti yang cukup, Gubernur Riau Abdul Wahid OTT KPK dapat ditetapkan sebagai tersangka bersama pihak lain yang terlibat.


Dukungan Publik terhadap KPK

Publik berharap langkah KPK ini dapat memperkuat upaya pemberantasan korupsi di daerah. Penegakan hukum terhadap pejabat publik dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan daerah.

  • Related Posts

    Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, Sebanyak 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

    Jakarta – Polda Metro Jaya mengerahkan 2.938 personel gabungan dalam Operasi Patuh Jaya 2026 yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini bertujuan menekan pelanggaran lalu lintas…

    Prabowo Panggil Gubernur Universitas RI ke Hambalang, Ada Apa?

    Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat dengan Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto di kediaman Hambalang, Jawa Barat, Minggu sore (25/10/2026).Dalam rapat yang turut dihadiri Menteri…