Antisipasi Bau dan Penyakit, Ini Hal Penting Seputar Limbah yang Harus Diperhatikan Petugas Kurban

JAKARTA – Para petugas kurban diimbau untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan higienitas daging menjelang perayaan Iduladha. Pakar peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB), Henny Nuraini, mengingatkan pentingnya penanganan daging serta limbah kurban secara benar guna mencegah kontaminasi silang dan pencemaran lingkungan. Agar pelaksanaan ibadah berjalan aman dan sesuai syariat, panitia wajib memisahkan area penanganan jeroan dengan area daging, serta memastikan seluruh petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker, celemek, dan sarung tangan selama proses penyembelihan.

Salah satu fokus utama yang tidak boleh diabaikan oleh panitia adalah manajemen limbah kurban, terutama darah dan kotoran hewan. Kebiasaan membuang sisa kotoran langsung ke saluran air atau sungai harus dihentikan karena dapat memicu bau tak sedap dan penyebaran sumber penyakit. Sebagai solusinya, petugas kurban dianjurkan untuk menyiapkan lubang penampungan limbah organik khusus sebelum proses penyembelihan dimulai, serta memastikan ketersediaan akses air bersih yang cukup di sekitar lokasi pemotongan.

Melalui penerapan protokol kebersihan yang ketat dan pemisahan zonasi area kotor serta area bersih, kualitas keamanan pangan daging yang dibagikan kepada masyarakat akan tetap terjaga. Kerja sama yang baik antara masyarakat dan petugas kurban dalam mengelola limbah kurban menjadi kunci utama. Dengan pengelolaan lingkungan yang tertata sejak awal, pelaksanaan ibadah Iduladha tidak hanya berkah secara spiritual, tetapi juga tetap menjamin kenyamanan, kesehatan, dan kebersihan bagi seluruh warga sekitar. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Pramono Anung Bahas Rencana Pembangunan Halte Transjabodetabek di Bekasi

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka peluang bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk membantu pembangunan halte Transjabodetabek di Kota Bekasi, Jawa Barat. Langkah ini menjadi perhatian setelah…

    Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, Sebanyak 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

    Jakarta – Polda Metro Jaya mengerahkan 2.938 personel gabungan dalam Operasi Patuh Jaya 2026 yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini bertujuan menekan pelanggaran lalu lintas…