Kemenperin Ambil Langkah Tegas Copot Tersangka Dugaan Korupsi Ekspor CPO-POME

  • Ekonomi
  • February 11, 2026
  • 0 Comments

Jakarta – Kementerian Perindustrian secara resmi telah mencopot jabatan oknum pegawainya yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Oil Mill Effluent (POME). Penonaktifan tersebut telah dilakukan sejak Januari 2026 melalui Surat Keputusan Menteri Perindustrian untuk mempermudah proses pemeriksaan serta sebagai bentuk dukungan terhadap penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung.

Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen bersikap kooperatif dan akan memperkuat pengawasan internal guna menutup celah penyelewengan kebijakan di masa depan. Kasus ini berkaitan dengan dugaan manipulasi modus ekspor CPO yang dikelabui menjadi POME guna menghindari kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) yang bertujuan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan minyak goreng di dalam negeri.

Pihak Kejaksaan Agung mengungkapkan bahwa manipulasi kode klasifikasi barang dilakukan dalam periode 2020 hingga 2024 untuk menyiasati pembatasan ekspor komoditas strategis nasional. Dengan tindakan tegas ini, Kemenperin berharap dapat menjaga integritas dan akuntabilitas instansi serta memastikan program perlindungan masyarakat melalui stabilisasi harga pangan tetap berjalan optimal. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Libur Paskah 2026, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Madiun untuk Jamin Stok Aman

    MADIUN – PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus resmi menambah pasokan LPG subsidi 3 kg di wilayah Madiun Raya guna mengantisipasi lonjakan konsumsi selama libur panjang Jumat Agung dan Paskah 2026.…

    Ekonomi Ciayumajakuning Tumbuh 5,09 Persen, Bank Indonesia Sebut Tren Positif Berlanjut

    Cirebon – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon melaporkan tren positif pada perekonomian wilayah Ciayumajakuning yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,09 persen (yoy) pada tahun 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan…