KCI Perkuat Armada, Dana PMN Rp1,8 Triliun Dialokasikan untuk Pengadaan Belasan Kereta Baru

  • Ekonomi
  • January 27, 2026
  • 0 Comments

Jakarta – PT Kereta Commuter Indonesia segera menggunakan dana Penyertaan Modal Negara senilai 1,8 triliun rupiah untuk membayar dua belas rangkaian kereta baru produksi dalam negeri. Direktur Utama KCI, Mochamad Purnomosidi, menjelaskan bahwa pengadaan ini bertujuan untuk meremajakan armada kereta lama yang beberapa di antaranya sudah beroperasi selama empat puluh tahun. Selain itu, perusahaan tengah mengusulkan anggaran tambahan sebesar lima triliun rupiah untuk pengadaan tiga puluh rangkaian kereta tambahan guna memastikan keandalan layanan di masa depan.

Selain fokus pada pembaruan sarana, KCI juga memperluas jangkauan layanan dengan mengoperasikan Stasiun Jatake di wilayah Jabodetabek mulai akhir Januari 2026. Di Jawa Timur, rute kereta komuter Surabaya-Pasuruan akan diperpanjang hingga Probolinggo dengan nama layanan Supaspro mulai awal Maret mendatang. Langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai wilayah operasi perusahaan agar transportasi publik semakin mudah diakses.

Keamanan penumpang juga menjadi prioritas utama melalui penerapan teknologi kamera pengenal wajah berbasis analitik di area stasiun. Sistem canggih ini mampu mendeteksi wajah pelaku kriminal maupun tindakan pelecehan seksual untuk kemudian dimasukkan ke dalam daftar hitam akses layanan. Dengan integrasi antara peremajaan armada, perluasan jaringan operasional, dan penguatan sistem keamanan digital, KCI berupaya menghadirkan standar layanan transportasi yang lebih modern dan aman bagi pelanggan. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Defisit APBN Tembus 1,2 Persen, Kemenkeu Pastikan Masih Safe & On Track

    JAKARTA – Kementerian Keuangan mengonfirmasi kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga 30 September 2026 masih bergerak stabil dan sesuai koridor perencanaan (on track). Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan…

    Mendag: Seruan Boikot di Malaysia Tak Goyahkan Perdagangan RI

    JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso menegaskan bahwa seruan boikot terhadap produk-produk Indonesia yang digaungkan netizen Malaysia tidak berdampak signifikan terhadap kinerja perdagangan bilateral kedua negara. Mendag menilai…