Bencana Sumatra: TNI AU Beberkan Kendala Evakuasi dan Distribusi Bantuan

Jakarta – TNI Angkatan Udara mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam penanganan bencana di Sumatra adalah keterbatasan informasi akibat terputusnya akses komunikasi di daerah terdampak. Kondisi ini menyulitkan petugas untuk menentukan lokasi prioritas yang membutuhkan bantuan paling mendesak. Untuk mengatasi hambatan tersebut, Pangkalan Udara Soewondo di Medan dan Bandara Sultan Iskandar Muda di Aceh difungsikan sebagai pusat distribusi utama yang menyalurkan puluhan ton bantuan logistik setiap harinya.

Dalam upaya memulihkan akses, TNI AU melakukan pengaktifan kembali bandara yang sempat lumpuh secara bertahap, seperti yang dilakukan di Bandara Bener Meriah. Proses ini dimulai dengan pengiriman helikopter untuk pemantauan awal, diikuti pembukaan jalur komunikasi dasar serta pemenuhan kebutuhan listrik dan internet. Dukungan bahan bakar pesawat juga diberikan secara rutin agar bandara dapat melayani penerbangan sipil maupun militer yang membawa bantuan lebih besar.

Asisten Operasi Kaskoopsud I Kolonel PNB Gusti Made Yoga Ambara menegaskan bahwa kehadiran TNI AU di lokasi bencana merupakan bentuk pengabdian untuk membantu masyarakat. Ia mengimbau warga agar tidak ragu meminta bantuan karena institusinya berkomitmen untuk selalu hadir dalam tugas penanggulangan bencana di seluruh penjuru tanah air. Dengan terbukanya akses informasi dan transportasi udara, diharapkan proses distribusi bantuan logistik dapat berjalan lebih cepat dan merata. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Program ASRI Serap 500 Ribu Genteng Plered ke Berbagai Daerah

    JAKARTA – Pemerintah secara resmi melepas pengiriman 500.000 keping genteng buatan pengrajin Plered, Jawa Barat, menggunakan armada 125 truk untuk didistribusikan ke berbagai daerah pada 2 Oktober 2026. Pelepasan ini…

    Pemerintah Sahkan Perpres Perlindungan Ekosistem Ojol

    JAKARTA – Pemerintah secara resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Ekosistem Transportasi Berbasis Platform Digital guna memberikan payung hukum yang komprehensif bagi para pengemudi ojek…