Prediksi Pengunjung Membludak, Ragunan Tambah 17 Kantong Parkir untuk Wisatawan

  • Ragam
  • January 3, 2026
  • 0 Comments

Pengelola Taman Margasatwa Ragunan memprediksi adanya lonjakan jumlah pengunjung yang signifikan selama masa libur Tahun Baru 2026. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pihak pengelola telah menyiapkan 17 titik parkir strategis yang mampu menampung sekitar 6 ribu mobil, 12 ribu sepeda motor, dan 200 unit bus. Langkah ini diambil guna memastikan kenyamanan wisatawan, mengingat pada akhir Desember lalu jumlah pengunjung sempat menembus angka 78 ribu orang dalam satu hari.

Kepala Humas Ragunan, Wahyudi Bambang, menjelaskan bahwa selain menyediakan kantong parkir yang luas, pihaknya juga bekerja sama dengan aparat Kepolisian dan TNI untuk mengatur lalu lintas serta keamanan di kawasan wisata. Hingga pagi hari ini, ribuan orang tercatat mulai memadati area kebun binatang sejak pintu masuk dibuka. Kolaborasi antar instansi ini diharapkan dapat meminimalisir kemacetan di sekitar pintu masuk utama dan menjaga ketertiban selama musim liburan berlangsung.

Di sisi lain, para pengunjung merasa suasana di dalam area Ragunan tetap nyaman dan sejuk meskipun jumlah orang yang datang cukup banyak. Kemudahan akses menggunakan transportasi umum juga menjadi alasan utama masyarakat memilih destinasi ini untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Dengan persiapan fasilitas parkir dan sistem pengamanan yang matang, Ragunan tetap menjadi pilihan favorit warga Jakarta dan sekitarnya untuk merayakan momen awal tahun baru dengan biaya yang terjangkau. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    • Ragam
    • April 1, 2026
    • 1 views
    Jadi Primadona! Whoosh Makin Populer Jadi Pilihan Utama Mudik Lebaran 2026

    JAKARTA – Kereta Cepat Jakarta-Bandung, atau yang lebih dikenal sebagai Whoosh, semakin mengukuhkan posisinya sebagai transportasi primadona selama periode arus mudik Lebaran 2026. PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) melaporkan lonjakan…

    • Ragam
    • March 14, 2026
    • 7 views
    Bahaya Larangan Total Media Sosial bagi Remaja: Picu Konflik dan Perilaku Pemberontakan

    Jakarta – Upaya membatasi aktivitas digital anak melalui larangan total penggunaan media sosial dinilai tidak selalu efektif dan justru berisiko memicu perlawanan. Psikolog Klinis Dewasa, Teresa Indira Andani, S.Psi., M.Psi.,…