Jakarta – BNNK Jakarta Utara mencatat capaian melampaui target dengan melakukan asesmen terhadap 940 pengguna narkoba sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 205 orang menjalani rehabilitasi rawat jalan. Kepala BNNK Jakarta Utara, Kombes Pol Irwan Andy P, mengungkapkan kekhawatirannya karena ditemukan 33 anak usia remaja yang terpapar narkotika, termasuk siswa SMP yang terdeteksi mengonsumsi sabu.
Selain fokus pada rehabilitasi, BNNK Jakarta Utara juga berhasil mengungkap kasus peredaran sabu seberat 530,5 gram dengan tiga tersangka. Kasus ini merupakan hasil pengembangan dari operasi besar di Kampung Muara Bahari yang sebelumnya menyita puluhan kilogram sabu, ganja, ekstasi, hingga uang tunai miliaran rupiah dan senjata api.
Secara demografi, mayoritas pengguna yang ditangani adalah laki-laki dewasa, namun persentase pengguna anak-anak sebesar 16,1 persen menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang. BNNK Jakarta Utara berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan dan deteksi dini, terutama di lingkungan sekolah, guna melindungi generasi muda dari ancaman narkotika. Dikutip dari RRI.co.id





