TNI mengintensifkan pengiriman bantuan logistik ke sejumlah desa terpencil di Aceh menjelang tahun baru 2026 menggunakan jalur udara. Helikopter HT-7205 telah menyalurkan 750 kilogram bantuan ke Desa Pilar Jaya dan Kerawang di Aceh Tengah, sementara Helikopter H-3217 mengirimkan satu ton logistik ke Desa Seumadam di Aceh Tamiang. Bantuan yang didistribusikan meliputi kebutuhan pokok seperti mi instan, makanan ringan, dan air mineral siap konsumsi.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan puluhan helikopter dari TNI, Polri, Basarnas, hingga BNPB untuk menjangkau daerah yang sulit diakses transportasi darat. Warga di lokasi tujuan turut membantu proses penurunan barang secara estafet guna mempercepat penyaluran. Berdasarkan standar operasional prosedur, bantuan yang tiba harus segera didistribusikan kepada masyarakat dalam waktu kurang dari 48 jam.
Kepala Pusat Data BNPB Abdul Muhari menyatakan bahwa hingga saat ini distribusi bantuan di setiap posko telah melampaui angka 80 persen. Pemerintah memastikan seluruh logistik akan tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak bencana. Dikutip dari RRI.co.id





