Bawaslu RI menggelar sosialisasi pemutakhiran data pemilih kepada civitas akademika di berbagai kampus di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa, terutama pemilih pemula, tentang mekanisme pemutakhiran data pemilih, partisipasi masyarakat, dan penanganan dugaan pelanggaran Pemilu.
Anggota Bawaslu RI Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi, Puadi, menjelaskan mahasiswa dapat menyampaikan informasi awal atau dugaan pelanggaran terkait pemutakhiran data pemilih kepada Bawaslu di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan Pemilu oleh masyarakat.
Puadi berharap sosialisasi di berbagai kampus dapat memunculkan kader-kader pengawas Pemilu yang nantinya dapat berperan sebagai pemantau atau penyelenggara, mendukung jalannya proses demokrasi. Ia juga menegaskan Bawaslu terbuka untuk menerima informasi dari masyarakat agar penyelenggaraan Pemilu lebih transparan dan berkualitas. Dikutip dari Antaranews.com







