Tapanuli Tengah – Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyatakan kondisi wilayahnya mulai berangsur membaik pasca-bencana. Meski listrik dan internet sudah menyala, akses masih terbatas, sementara instalasi air bersih rusak total.
“Kondisi mulai terurai perlahan. Listrik dan internet sudah menyala meskipun masih terbatas. Pasokan BBM sudah mulai lancar, meski tetap perlu pengawasan agar tidak dimanfaatkan oleh spekulan,” ujar Masinton.
Pihaknya memperpanjang masa tanggap darurat untuk memaksimalkan penanganan bencana. Saat ini, sembilan desa masih terisolir dan hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki atau bantuan udara.
Masinton menekankan pemulihan instalasi air bersih sebagai prioritas, karena seluruh jaringan dari hulu hingga rumah warga rusak total.
Berdasarkan data RRI per 14 Desember 2025, dari 554.048 pelanggan yang terdampak pemadaman listrik di Sumatra Utara, 543.037 pelanggan telah kembali menikmati aliran listrik. Masih ada 1.011 pelanggan yang terdampak akibat akses sulit dan longsor susulan.
Di Tapanuli Tengah, 209 dari 215 desa sudah tersambung listrik, sementara enam desa masih padam. Di Tapanuli Utara, 389 dari 395 desa telah pulih, dan Tapanuli Selatan 206 dari 211 desa telah tersambung listrik, sisanya masih dalam proses penanganan. Pemulihan dilakukan secara bertahap mengingat kondisi cuaca dan akses yang menantang. Dikutip dari RRI.co.id






