Komisi VII DPR Perkuat Efisiensi Distribusi dengan RUU Kawasan Industri

  • Politik
  • November 27, 2025
  • 0 Comments

Cilegon – Komisi VII DPR RI mendorong efisiensi distribusi industri melalui pembahasan RUU Kawasan Industri, termasuk wacana peralihan angkutan logistik dari truk ke kereta api. Upaya ini dinilai penting untuk menekan biaya logistik serta mengurangi beban infrastruktur jalan yang selama ini ditanggung APBN.

Pimpinan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII, Chusnunia, mengatakan biaya pengiriman menggunakan kereta api saat ini masih lebih tinggi dibandingkan truk, namun moda rel lebih unggul dari sisi waktu, energi, dan keamanan. Ia menilai kebijakan distribusi berbasis rel harus dipercepat sebelum pertumbuhan industri menambah beban biaya yang lebih besar.

Komisi VII mendorong adanya insentif agar kereta api menjadi moda yang lebih kompetitif. Chusnunia menyebut pembahasan teknis efisiensi logistik akan dimatangkan dalam RUU Kawasan Industri, termasuk integrasi jalur kereta sebagai standar dalam perencanaan kawasan baru.

Menurutnya, efisiensi distribusi berperan penting dalam meningkatkan daya saing industri nasional, yang selama ini terbebani tingginya biaya logistik. Melalui RUU Kawasan Industri, DPR ingin memastikan infrastruktur industri dan jalur distribusi terintegrasi serta memiliki standar operasional yang jelas.

Kunjungan Spesifik ini juga dihadiri sejumlah anggota DPR, seperti Bane Raja Manalu, Ma’ruf Mubarok, Jamal Mirdad, Erna Sari Dewi, dan Izzudin Alqassam Kusuba. Dikutip dari Antaranews.com

  • Related Posts

    Yusril Dorong Kajian Revisi UU Tipikor dengan Melibatkan Pakar Hukum

    Jakarta – Pemerintah berencana membentuk tim kajian untuk mendalami rencana revisi Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra,…

    Gus Ipul Dukung Penyelidikan KPK Terkait Dugaan Politik Uang di Muktamar NU

    Jakarta – Menteri Sosial sekaligus Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan dukungannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan politik…