Kurs Rupiah 12 November 2025: Fluktuatif dan Melemah, Dipicu Penutupan Pemerintah AS & Geopolitik Energi

  • Ekonomi
  • November 12, 2025
  • 0 Comments

Pada 12 November 2025, rupiah kembali melemah terhadap dolar AS, tercatat Rp16.715/USD pada pembukaan perdagangan. Prediksi analis Ibrahim Assuaibi menyebut rupiah akan bergerak fluktuatif namun tetap menunjukkan tren melemah sepanjang hari.

Faktor utama pelemahan rupiah berasal dari berita politik AS, di mana penutupan pemerintah terlama dalam sejarah diperkirakan segera berakhir. Senat AS menyetujui RUU pendanaan pemerintah, membuka jalan bagi Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden untuk mengesahkan dan menandatangani regulasi tersebut.

Selain itu, konflik Rusia-Ukraina memberikan tekanan tambahan pada pasar global. Serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia berdampak pada pasokan energi dan harga minyak, yang turut memengaruhi pergerakan mata uang di Asia. Sementara itu, rencana redenominasi rupiah oleh Bank Indonesia masih dalam tahap persiapan hukum dan teknis, sehingga belum berdampak pada pasar saat ini.

Artikel ini memberikan insight lengkap bagi trader, investor, dan masyarakat yang ingin memahami dinamika kurs rupiah serta faktor global yang memengaruhinya.sumber metrotvnews.com

  • Related Posts

    Kurangi Beban Fiskal, Anggota DEN Beberkan Alasan Kenaikan Harga BBM Pertamax

    JAKARTA – Anggota Dewan Energi Nasional Republik Indonesia (DEN-RI), Satya Widya Yudha, menegaskan bahwa penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green 95 per 10 Juni…

    Kuasai Saham Mayoritas Superbank, Grab Siap Dorong Ekosistem Bank Digital

    JAKARTA – Raksasa teknologi Grab secara resmi mengukuhkan posisinya sebagai pemegang saham mayoritas di PT Super Bank Indonesia Tbk atau Superbank (IDX: SUPA) dengan total kepemilikan modal mencapai lebih dari…