Sumatera Utara – Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLLAJ) Wilayah Polres Pelabuhan Belawan kembali digelar pada 21 Agustus 2026. Forum ini menjadi wadah koordinasi lintas sektor untuk membahas berbagai persoalan lalu lintas sekaligus merumuskan langkah bersama dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Pertemuan tersebut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya unsur Kepolisian, Dinas Perhubungan, PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Sumatera Utara, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
Pada pertemuan kali ini, pembahasan difokuskan pada pemetaan dan identifikasi titik-titik rawan kecelakaan lalu lintas (laka) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Hal tersebut menjadi perhatian bersama seiring adanya peningkatan aktivitas dan jumlah kecelakaan lalu lintas berdasarkan hasil evaluasi periode Januari hingga Agustus 2026.
Masing-masing instansi turut memberikan masukan dalam mengidentifikasi lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi serta faktor-faktor yang berpotensi memicu terjadinya kecelakaan. Pembahasan dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek perilaku pengguna jalan, kondisi kendaraan, hingga kondisi prasarana dan lingkungan jalan.
Hasil pemetaan dan evaluasi tersebut selanjutnya diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah preventif dan tindak lanjut secara bersama. Upaya yang dibahas antara lain peningkatan rambu dan marka jalan, penanganan kondisi infrastruktur yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, penguatan edukasi dan sosialisasi keselamatan lalu lintas, serta peningkatan pengawasan pada lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Melalui koordinasi yang berkelanjutan, FKLLAJ diharapkan tidak hanya menjadi forum pertukaran informasi, tetapi juga mampu menghasilkan langkah konkret dan terukur dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Dengan memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan tercipta lingkungan lalu lintas yang semakin aman, tertib, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.





