Tak Sekadar Edukasi, Jasa Raharja Libatkan Aparatur Desa Karanganyar Jadi Penggerak Keselamatan Berlalu Lintas

  • Daerah
  • August 11, 2026
  • 0 Comments

Jawa Tengah – PT Jasa Raharja berkomitmen mengedukasi, menginspirasi, dan menggerakkan masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama di jalan raya. PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sukoharjo melaksanakan Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi di Kecamatan Polokarto, salah satu dari kecamatan dengan jumlah korban kecelakaan tertinggi berdasarkan domisili pada Senin 10 Agustus 2026. Sebanyak 70 aparatur kecamatan dan desa diberdayakan menjadi Agen Keselamatan Transportasi yang akan mengedukasi masyarakat dan menyusun program peningkatan keselamatan warga secara berkelanjutan. Ini adalah wujud kolaborasi Jasa Raharja, Kepolisian, Pemerintah Daerah, dan masyarakat untuk menciptakan perubahan perilaku berlalu lintas yang lebih aman. Karena setiap langkah kecil dalam menjaga keselamatan adalah kontribusi besar bagi terwujudnya Indonesia yang lebih selamat.

Mengusung tema “Keselamatan untuk Indonesia Maju” serta tagline “Mengedukasi, Menginspirasi, dan Menggerakkan Masyarakat untuk Keselamatan”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas hingga tingkat masyarakat paling dekat dengan lingkungan korban, yakni kecamatan dan desa. Melalui pendekatan berbasis domisili korban, aparatur kecamatan dan desa diharapkan tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemetaan potensi risiko kecelakaan serta penggerak budaya tertib berlalu lintas di wilayah masing-masing.

Perwakilan PT Jasa Raharja (Persero) menyampaikan bahwa data kecelakaan tidak seharusnya hanya menjadi angka, tetapi perlu diterjemahkan menjadi informasi yang dapat ditindaklanjuti untuk mencegah kejadian serupa. Dengan melibatkan aparatur kecamatan dan desa, informasi mengenai lokasi, karakteristik korban, maupun lingkungan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dapat menjadi bahan kolaborasi dalam menentukan langkah pencegahan yang lebih tepat sasaran.

“Pendekatan berbasis domisili korban memungkinkan edukasi keselamatan dilakukan lebih dekat dengan masyarakat. Aparatur desa memiliki posisi strategis karena mereka memahami kondisi wilayah dan karakteristik masyarakatnya, sehingga dapat menjadi perpanjangan tangan dalam membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas,” ujar perwakilan Jasa Raharja.

Selain sosialisasi keselamatan transportasi, kegiatan juga dirangkaikan dengan sosialisasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) bagi korban kecelakaan lalu lintas. Materi ini diberikan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai langkah-langkah awal yang tepat ketika menemukan korban kecelakaan, termasuk bagaimana memberikan pertolongan secara aman, melakukan penilaian kondisi korban, serta menghindari tindakan yang justru dapat memperparah kondisi korban sebelum mendapatkan penanganan medis.

Keterlibatan Satlantas Polres Karanganyar dalam kegiatan tersebut turut memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, perilaku berkendara yang berkeselamatan, serta peran masyarakat dalam mencegah kecelakaan. Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Karanganyar memberikan perspektif mengenai keselamatan transportasi dari sisi penyelenggaraan lalu lintas dan kondisi lingkungan transportasi.

Kolaborasi tiga institusi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem keselamatan yang tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi berlanjut melalui edukasi, identifikasi potensi bahaya, penyampaian informasi keselamatan, hingga penguatan respons awal ketika kecelakaan terjadi.

Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja bersama para pemangku kepentingan juga mendorong aparatur kecamatan dan desa untuk menjadi agen keselamatan lalu lintas di wilayahnya masing-masing. Semakin banyak masyarakat yang memahami risiko dan mampu mengambil tindakan yang tepat, semakin besar pula peluang untuk menekan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata semangat bersama untuk “Mengedukasi, Menginspirasi, dan Menggerakkan Masyarakat untuk Keselamatan”, sekaligus memperkuat pesan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

  • Related Posts

    • Daerah
    • August 11, 2026
    • 1 views
    PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bogor Hadiri Audiensi dan Ekspose Program Kerja Intensifikasi Pajak Daerah Tahun 2026 Bersama Walikota Bogor dan OPD Pemkot Bogor

    Bogor – PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bogor turut menghadiri kegiatan Audiensi dan Ekspose Program Kerja Intensifikasi Pajak Daerah Tahun 2026 bersama Wali Kota Bogor dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)…

    • Daerah
    • August 11, 2026
    • 1 views
    Sambut Buleleng Festival 2026, Jasa Raharja Dukung Optimalisasi Rekayasa Lalu Lintas

    Singaraja – Persiapan menghadapi pelaksanaan Buleleng Festival Tahun 2026 terus dilakukan, termasuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama rangkaian kegiatan berlangsung. Salah satunya melalui rapat koordinasi terkait pengalihan arus lalu lintas…