Kalimantan Selatan – Tim Pembina Samsat Batulicin melaksanakan pembukaan Samsat Payment Point di Kantor Kecamatan Angsana, Senin (3/8), sebagai upaya mendekatkan pelayanan administrasi kendaraan bermotor kepada masyarakat. Kehadiran titik layanan baru ini diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat Kecamatan Angsana dan sekitarnya dalam mengakses layanan kesamsatan tanpa harus menempuh perjalanan yang lebih jauh menuju kantor Samsat induk.
Pembukaan layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen Tim Pembina Samsat Batulicin dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penyediaan akses layanan yang lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau. Dengan bertambahnya titik pelayanan, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk memenuhi administrasi kendaraan bermotor secara efisien, sekaligus mendukung tertib administrasi kendaraan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.
Penanggung Jawab Samsat Batulicin, Anggar Bagus Kusuma, menyampaikan bahwa pembukaan Samsat Payment Point merupakan bentuk nyata peningkatan pelayanan kepada masyarakat. “Kami terus berupaya menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses oleh masyarakat. Kehadiran Payment Point di Kecamatan Angsana diharapkan dapat memberikan kemudahan, menghemat waktu, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesamsatan,” ujar Anggar Bagus Kusuma.
Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan, Ahmad Arkan Nugraha, menyampaikan bahwa perluasan titik layanan merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. “PT Jasa Raharja (Persero) mendukung setiap inovasi pelayanan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat. Dengan semakin banyaknya akses layanan kesamsatan, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan berkualitas, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor,” ungkap Ahmad Arkan Nugraha.
Melalui pembukaan Samsat Payment Point, Tim Pembina Samsat Batulicin berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Inovasi ini diharapkan semakin memperluas jangkauan layanan kesamsatan serta memberikan manfaat nyata melalui pelayanan publik yang mudah diakses, cepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.





