Prabowo dan PM Singapura Bertemu untuk Tinjau Perkembangan Kerja Sama Strategis

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menggelar pertemuan strategis bertajuk Leaders’ Retreat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026). Pertemuan ini menjadi forum penting bagi kedua pemimpin untuk mengevaluasi capaian kerja sama bilateral yang telah disepakati sejak pertemuan sebelumnya pada Juni 2025 di Singapura. Kantor PM Singapura menyatakan bahwa momentum ini sekaligus mempertegas hubungan diplomatik yang mendalam dan abadi antara kedua negara yang telah terjalin selama hampir enam dekade.

Selain mengevaluasi proyek yang sedang berjalan, Presiden Prabowo dan PM Lawrence Wong memperluas kolaborasi ke berbagai sektor baru yang dinilai sangat strategis untuk masa depan. Fokus pembahasan mencakup pengembangan ekonomi hijau, perdagangan listrik lintas batas, teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (Carbon Capture and Storage/CCS), hingga pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan konektivitas digital. Kedua pemimpin negara juga memanfaatkan pertemuan ini untuk bertukar pandangan terkait dinamika geopolitik kawasan Asia Tenggara serta global.

Hubungan ekonomi kedua negara terus menunjukkan tren positif, di mana Singapura sukses mempertahankan posisinya sebagai sumber investasi asing langsung (FDI) terbesar bagi Indonesia sepanjang tahun 2025. Nilai investasi dari Singapura tercatat mencapai 17,4 miliar dolar AS atau setara dengan Rp311,5 triliun. Pemerintah Indonesia menilai capaian fantastis ini menjadi bukti nyata dari eratnya kemitraan ekonomi dan tingginya kepercayaan investor Singapura terhadap iklim bisnis di tanah air. Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Menhub Tinjau Penanganan Korban dan Evakuasi KM Mutiara Sentosa II yang Terbakar

    Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meninjau langsung proses evakuasi penumpang KM Mutiara Sentosa II yang mengalami kebakaran di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Dari Pelabuhan…

    Pemerintah Nilai Kritik Masyarakat Berperan Penting dalam Evaluasi Kebijakan

    Jakarta – Pemerintah menegaskan keterbukaan terhadap kritik dan masukan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan. Kritik publik dinilai menjadi elemen penting dalam proses evaluasi kebijakan agar berbagai…