Sukoharjo – RC Samsat Sukoharjo, Maria Tuti S., bersama Tim Pembina Samsat melaksanakan kegiatan sosialisasi tertib berlalu lintas dan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada kegiatan Panen Raya Jagung yang diselenggarakan oleh BUMDes Ngasinan Maju Makmur di Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Senin (22/06/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas serta kepatuhan dalam memenuhi kewajiban pembayaran PKB dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Kegiatan Panen Raya Jagung tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimca Kecamatan Bulu, perangkat desa, pengurus BUMDes, kelompok tani, serta masyarakat setempat yang turut merayakan keberhasilan panen salah satu komoditas unggulan desa. Momentum berkumpulnya masyarakat dimanfaatkan oleh Tim Pembina Samsat untuk memberikan edukasi secara langsung terkait administrasi kendaraan bermotor dan keselamatan berlalu lintas.
Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai pemilik kendaraan bermotor, termasuk pentingnya melakukan pembayaran PKB dan SWDKLLJ secara tepat waktu. Tim Pembina Samsat menjelaskan bahwa kepatuhan pembayaran PKB berkontribusi terhadap pembangunan daerah, sementara pembayaran SWDKLLJ merupakan bentuk perlindungan dasar yang diberikan kepada korban kecelakaan lalu lintas melalui program Jasa Raharja.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi menciptakan keamanan dan keselamatan bersama di jalan raya. Tim Pembina Samsat turut mengimbau masyarakat agar segera melakukan proses balik nama kendaraan apabila terjadi perpindahan kepemilikan guna menjaga validitas data kendaraan bermotor serta mempermudah proses administrasi di kemudian hari.
RC Samsat Sukoharjo, Maria Tuti S., menyampaikan bahwa sinergi dengan pemerintah desa, BUMDes, dan berbagai elemen masyarakat merupakan salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor. “Melalui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan langsung di tengah masyarakat seperti ini, informasi dapat tersampaikan secara lebih efektif. Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya tertib berlalu lintas, membayar PKB dan SWDKLLJ tepat waktu, serta menjaga kelengkapan administrasi kendaraan bermotor,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir. Berbagai pertanyaan terkait pembayaran PKB, manfaat SWDKLLJ, hingga prosedur balik nama kendaraan disampaikan oleh peserta dan dijawab langsung oleh Tim Pembina Samsat. Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara Tim Pembina Samsat, pemerintah desa, dan BUMDes dapat terus diperkuat sebagai upaya bersama dalam mewujudkan masyarakat yang tertib berlalu lintas, patuh membayar PKB dan SWDKLLJ, serta memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya administrasi kendaraan bermotor.





